Ketidakpastian di Mata Seorang Engineer

Posted: June 16, 2009 in life
Tags: , ,

Firstly, I’m not a scientist…I’m an engineer..

Adalah ilmu eksakta, ilmu dasar yang menjadi pondasi ilmu rekayasa.
Ilmu yang katanya “exactly” padahal gak benar2 exactly..
(buat scientist, no offense ya..)

Kenapa aku bilang gak benar2 exactly??
Ya karena dalam istilah ilmu eksakta sendiri masih dipakai istilah2 seperti teori, asumsi dan ketidakpastian.
kenapa semuanya gak disebut hukum aja??
Jadi semuanya udah terbukti kebenarannya..

Namun pada kenyataanya, memang manusia belum bisa menjawab semua pertanyaan yang ada di alam ini dengan pasti.
We never know for sure..
Logika manusia ga bisa dipaksa menjawab semua itu.

Bahkan ilmu matematika yang katanya cuma kenal angka..mesti menghadapi apa yg dikenal dengan bilangan irrasional dan imajiner (akar bilangan negatif).
Blum lagi pada kasus bilangan limit, kita bahkan dihadapkan pada apa yang disebut sebagai bilangan tak hingga.
Siapa yang tau bilangan terakhir??, silahkan tunjuk tangan..hehe..
Trus bagaimana dengan bilangan nol yang tak bernilai namun tetap bermakna??
Trus bagaimana pula dengan kurva asimtot yang mendekati tetapi tidak pernah menyentuh sumbu??
Bagaimana dengan matematika probabilitas??

Nah, itu ilmu pasti..gmana dengan ilmu rekayasa??
Ada yang bilang sih,”Wah, ilmu rekayasa mah gampang..aplikasi aja itu..”
Boleh2..ilmu rekayasa ibaratnya memang cuma mereverse ilmu eksakta. Ilmu ini memang menapak pada teori yang sudah ada dan mengimplementasikannya pada dunia yang lebih luas.

Tapi menurutku, ilmu rekayasa jauh lebih sulit daripada ilmu eksakta,
Di bawah bayang2 ilmu eksakta (basic science), justru ilmu rekayasa menghadapi ketidakpastian yang jauh lebih besar.
Ini karena ilmu eksakta saja yang berbasis pada alam ( tanda kebesaran Tuhan yang nyata) mesti menghadapi ketidakpastian..bagaimana dengan ilmu rekayasa yang berbasis pada pemikiran manusia yang relatif (ilmu eksak)??
Seperti yang mungkin sering kita dengar, berteori memang gampang, tapi prakteknya..??

Engineer mesti mempelajari teori dan segala macam metode yang telah dirumuskan kepadanya..
Namun demikian, bukan berarti mereka tidak boleh keluar dari pemikiran konvensional pendahulunya, keluar dari cara berpikir yang lazim dikenal..
Karena memang kebanyakan teori, metode, prinsip sains yang memang relatif dan gak universal..ada parameter kondisi dan waktu yang juga berubah-ubah..

Makanya di ilmu rekayasa dikenal istilah “sense of engineering”, feeling kebenaran based on experience.., bukan based on teory..
Mungkin “sense of-sense of” lainnya jg terdapat pada ilmu-ilmu lainnya..tapi aku gatau apa namanya di ilmu eksak, logika mungkin??

Sense yang sama juga mungkin dikenal oleh ilmu-ilmu lainnya, atau bahkan mungkin justru sense-lah yang menjadi dasar bagi ilmu-ilmu lain tersebut…
Sebagai contoh :
Sense akan keindahan, membuat lahirnya ilmu estetika semacam arsitektural, sastra, seni dll..
Sense akan keteraturan, membuat lahirnya ilmu hukum, planologi, manejemen,dll
Dan banyak lagi sense-sense yang melahirkan ilmu-ilmu lainnya..

Dari sini dapat ditarik kesimpulan, kalo memang ternyata tiap ilmu memang saling menopang satu sama lain.
Ilmu-ilmu tersebut mesti bahu membahu meminimalisasi ketidakpastian yang ada di dunia ini.

Mestinya gak ada istilah “ilmu gak guna”, yang ada “Ilmu gak tepat guna”, misal ilmu nyopet, ilmu ngerampok, Ilmu bunuh orang, ilmu sihir, ilmu pelet?? Ckckckckckc…

Berterima-kasihlah pada ketidakpastian yang dianugerahkan Tuhan kepada kita..,
Hal ini telah membuat kita berusaha saling mengenal, berbagi, dan tolong menolong satu sama lain..
Hal yang membuat kita yakin kalo ternyata kita memang masih memiliki esensi untuk tetap hidup..

Dia lah yang Maha Bijaksana,
Zat yang Maha Mengetahui hikmah di balik segala keputusan-Nya.

Comments
  1. kez says:

    Ini keren dho…!
    Mantab..
    Two thumbs up aja deh…

  2. silenceraloner says:

    Masi dua sisi mata uang kez??
    Ga mau jadi enam sisi mata dadu aja??^^
    Hahahaha..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s