Agustus (Akhir)

Posted: August 29, 2009 in Ndak Jelas (Blurry)

Hari ini hari spesial buat saya karena hari ini merupakan hari dimana 2 ibu saya lahir. Bukan bermaksud menimbulkan kontroversi maupun sensasi. Tapi memang itulah adanya.
Hari ini adalah hari dimana Ibu Pertiwi dan Ibunda saya tercinta, Kartini (demikian nama ibu biologis saya), menunjukkan rupanya ke muka bumi ini.
Dua bentuk ciptaan Tuhan yang indah, yang dikaruniakan-Nya kepada saya.

Hari ini adalah Hari Kemerdekaan. Istilah yang apabila ditelusuri di google, cendrung menghantarkan kita kepada halaman-halaman website yang bercerita tentang hari merdeka-nya negara jiran kita, Malaysia, ketimbang negara kita Indonesia.
Setidaknya satu halaman penuh di halaman pertama search engine tersebut didominasi oleh berita kemerdekaan negara persemakmuran Inggris tersebut, begitu juga dengan halaman berikutnya.

Lantas kemana tanggal 17 Agustus kita??
Masa segitu saja gaungnya di dunia maya?? (kalah SEO kah??)
Jangan2 ini justru merefleksikan begini adanya di dunia nyata??
Tidak ada lagi kebanggaan, rasa syukur, dan penghayatan akan hari yang disebut-sebut sebagai hari dimana tonggak kemerdekaan negara ini diproklamirkan??
Ya, mungkin rasa itu telah perlahan-lahan pudar di benak generasi muda seperti saya.
Atau boleh jadi definisi merdeka itu telah terdistotrsi dan perlahan-lahan sirna di hati generasi penerus bangsa (seperti saya).
Mudah-mudahan saya salah, mudah2an bukanlah kemerdekaan hawa nafsu yang menggantikan arti kemerdekaan itu.
Dan mudah2an arti kemerdekaan itu bukan cuma slogan-slogan yang terpampang di media massa yang hanya tinggal kata-kata tak bermakna namun bermuatan politis.

Mengambil istilah merdeka di Kamus Besar Bahasa Indonesia online, saya mencoba memahami kembali definisi “merdeka”, berikut saya peroleh terjemahannya :

mer•de•ka /merdéka/ a 1 bebas (dr perhambaan, penjajahan, dsb); berdiri sendiri: sejak proklamasi tanggal 17 Agustus 1945 itu, bangsa kita sudah –; 2 tidak terkena atau lepas dr tuntutan: — dr tuntutan penjara seumur hidup; 3 tidak terikat, tidak bergantung kpd orang atau pihak tertentu; leluasa: majalah mingguan –; boleh berbuat dng –;
— ayam ki bebas merdeka (dapat berbuat sekehendak hatinya);
me•mer•de•ka•kan v menjadikan merdeka; membebaskan (diri); melepaskan dr penjajahan dsb; memberikan kebebasan: Inggris telah – tanah-tanah jajahannya;
pe•mer•de•ka n orang (negara dsb) yg memerdekakan;
ke•mer•de•ka•an n keadaan (hal) berdiri sendiri (bebas, lepas, tidak terjajah lagi, dsb); kebebasan: – adalah hak segala bangsa;
se•mer•de•ka-mer•de•ka•nya adv tidak terpengaruh (oleh apa dan siapa pun); bebas atau lepas sama sekali: seni lukis harus – dr segala ikatan moral dan tradisi untuk dapat hidup

Mari kita renungkan bersama..
Sudahkah kita memahami arti kemerdekaan ??
Sudahkah kita menjadi insan-insan yang mengisi kemerdekaan??
Sudahkah kita menjadi orang-orang yang memerdekakan satu sama lain??
Sudahkah kita menjadi negara yang benar-benar merdeka??

Selamat ulang tahun Ibunda tercinta, Selamat ulang tahun Ibu pertiwi.
Dirgahayu Indonesia..

—————————————————————————————————————————————
Tulisan ini sebenarnya sudah saya tulis sejak tanggal 17 Agustus kemarin, tapi baru sempat dimuat di blog hari ini. Ada beberapa even yang mestinya juga saya lampirkan :

-Ayah saya merayakan hari jadinya yang ke 48 tanggal 19 Agustus kemarin, Selamat Ulang Tahun,Pa!!
-Negara tetangga kita “yang katanya serumpun itu” juga bakal merayakan hari kemerdekaannya di penghujung bulan ini. Semoga menjadi lebih dewasa dan menemukan jati dirimu sendiri anak muda!!^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s