Doa dan Ijabah

Posted: March 19, 2010 in agama, life
Tags:

Iseng lagi, iseng lagi..tapi kali ni gak ke saritem. Berhubung Kamis malam gak ada kerjaan, saya, Pipin, Riza sama Wawa memutuskan untuk mengikuti ceramah di sebuah masjid yang memang kerap mengadakan pengajian di malam Jum’at. Tepatnya tadi malam tanggal 18 Maret 2010.

Sebenarnya bukan materi pengajian yang ingin saya sampaikan di sini, tetapi kejadiaan naas yang menimpa kami malam itu. Sebelum shalat Isya masuk, saya dan Pipin sudah standby dan masuk ke ruang masjid. Sementara Riza dan Wawa menyusul setelah kami. Sebelum masuk..speak2 lah Pipin sama saya

Narasi kurang lebih seperti ini :
P: “Ed, taruh sendalnya jangan sebelah2an, entar diambil orang”
R: “Oya, lucu juga ya Pin kalo ada maling yang ngambil sandal sebelah punya lu,sebelahnya lagi punya gw”
(secara sandal saya Nordwand dan sandal Pipin Eiger, hampir sama bentuk sama ukurannya)

Tak lama berselang masuklah kami berdua, setelah sebelumnya melakukan ritual khusus , yaitu menjauhkan sandal kiri dari pasangannya si sandal kanan. Maksudnya baik, biar kalo ada yang maling, jadi urung niatnya melihat kejadian yang lumayan tak lazim ini.
Dimulailah ceramah malam itu oleh ustad Muchtar Kholid (kalo ga salah dengar). Ceramah berjalan sangat tertib dan penuh gelak tawa. Ini ustad kocak banget, kita sampai lupa mengira ini pelawak apa ustad..Haha..

Berkali2 sang ustad meyakinkan kami dan para jamaah lainnya bahwa malam Jum’at adalah malam di mana doa di ijabah. Akhirnya ceramah ditutup dengan sujud dan doa, Maka berdoalah kami mengeluarkan semua unek-unek di kepala. Apalagi saya sama Pipin baru kelar ujian baja yang memang tidak gampang..lumayan meringankan isi kepala dan melapangkan dada.

Selesai ceramah, kita duduk2 bentar, nunggu Riza dan Wawa yang belum shalat Isya. Setelah itu barulah kita angkat kaki. Sebenarnya, cerita ini sangat gampang di tebak. Tidak saya beri tahupun Anda pasti bisa menebak ending ceritanya..hehe.

Atas nama formalitas, ada baiknya saya ceritakan. Pas mau ambil sandal, saya sama Pipin kembali kena shock terapy (setelah shock ujian baja). Kami tidak menemukan pasangan sandal kami masing2. Saya kehilangan sandal bagian kanan, si Pipin kehilangan bagian kiri. Ampas tebu..padahal naruh pasangannya juga udah jauh2an dari punya Pipin, di balik pot bunga. Curiganya ada yang sudah memata-matai. (insting detektif)

Saya cuma bisa senyum2 kecut saja sama Pipin, ngetawain diri sendiri. Ternyata ustad tadi benar, malam Jum’at adalah malam di mana doa sangat mustajab. Jokes/perkataan saja didengar oleh Allah sang Maha Pengabul Do’a. Ada hikmahnya juga sandal hilang..Hahaha..

Walhasil saya menghibahkan sandal saya yang sebelah kiri ke Pipin dan Pipin menghibahkan saya sebuah sandal jepit baru merek Swallow. Win-win solution dan mudah2an amal jariyah. Amin ya Allah.

Bagi saya sendiri ini bukan ujian/cobaan/azab yang pertama terkait alas kaki. Dalam satu bulan ini sudah 3 alas kaki saya yang hilang. Sepatu kanvas puma hilang di kosan, sepatu gunung Eiger hilang pas dipinjam junior buat pelantikan, terakhir sandal ini. Jadi kalo ditotal, selama di Bandung saya sudah kehilangan 5 pasang sepatu dan satu pasang sandal gunung.

Ada rasa ga ikhlas awalnya, tapi kalo dipikir-pikir lagi, selama ini saya memang sering merasa was-was kehilangan sandal pas shalat Jum’at. Walhasil shalat terkadang agak ga khusyu. Nah, mungkin karena Allah sayang kali ya, Dia pindahkanlah sandal penyebab gak sempurnanya ibadah itu ke tangan orang yang lebih membutuhkan..Hehe..(trying to positive thinking)

Hikmahnya : Ketika punya mental yang kuat untuk memiliki, maka harus memiliki mental yang kuat pula untuk kehilangan.

Walhasil pas balik naik motor, saya sama Pipin saling mensugesti diri untuk mengeluarkan semua kata positif, tidak ada kata negatif dan pesimis. Semua doa dari yang realistis sampai yang muluk kami lisankan. Karena kami yakin malam itu adalah malam dikabulkannya perkataan (do’a).

Comments
  1. The Queen says:

    hahahahahhaha…lu niatnya jelek banget!ga rejeki sepatu2 lu doooo..lu mintanya maksa ya ke nyokap lu..hahahhaha kok bisa sihhhh

    eh lu ke DT ya?masi aa gym ngga?

  2. silenceraloner says:

    Hahaha..mauhamau harus ikhlas Dee..Si AA lagi di Tanah Suci

  3. deep says:

    hehehehe gw udah liat tuh sandal yang di pipin..what a nite yaaaa..hahahah sampe sekarang suka ktawa sendiri ingat keanehan lu be2..hahahahhahaha

  4. deep says:

    hayah..lupa ini gw “the queen” pake id temen gw…hahahha odong!

  5. silenceraloner says:

    Hahahaha…sandal itu saksi sekaligus korban Dee..

    Tenang, gw pake autoapprove,semua komen masuk kesini tanpa filter..Hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s