Model Linear

Posted: March 7, 2011 in life
Tags:


Pernahkah terpikir oleh kita, bahwa pada kenyataannya kita menyukai kebebasan dan keteraturan dalam waktu yang berbeda satu sama lain. Terlihat seperti dualisme namun sesungguhnya keduanya berjalan seperti gelap dan terang.

Sebagai contoh, ketika kita berekspresi, berpendapat, memberikan opini dan lain sebagainya, kita mengharapakan adanya sebuah ruang kebebasan di mana kita boleh berbuat semau kita di dalamnya.
Di sisi lain, kita juga membutuhkan keteraturan, kita butuh hukum yang mengatur sense of order, sehingga tidak terjadi kondisi chaos terkait dengan segala hal yang memicu conflict of interest dalam kehidupan ini.

Masalah timbul ketika kebebasan dan keteraturan bekerja tidak pada tempatnya. Kebebasan menjelma menjadi hukum rimba, di mana yang kuat bebas menindas yang lemah. Sementara keteraturan justru tercipta pada tataran di mana perbedaan seharusnya menjadi bahan bakar pembentuk peradaban. Manusia diseragamkan dengan paradigma-paradigma yang mengungkung potensi-potensi alamiah mereka.

Inilah kenyataan hidup, andai saja antara kebebasan dan keteraturan ini dapat kita tentukan titip temu yang optimal, tentunya model linear mampu menyelesaikan seluruh permasalahan yang ada di dunia ini.

Sayangnya kehidupan ini bukanlah persamaan matematika linear biasa.

Pic Source

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s