Belajar dari Yahudi

Posted: March 8, 2011 in life
Tags:

Dominansi Yahudi di dunia mungkin sudah bukan rahasia umum lagi. Tidak salah makanya jika timbul quote yang menyatakan bahwa “Israel adalah Amerika kecil, dan Amerika adalah Israel besar”.

Uhm, coba lihat setiap pejabat yang menduduki posisi-posisi strategis dalam Pemerintahan Amerika, kebanyakan dari mereka adalah orang Yahudi maupun antek2 Yahudi.

Dalam sebuah ceramah Zainuddin MZ yg coba saya tuturkan kembali, ada 2 hal penting yang menyebabkan Yahudi tumbuh menjadi begitu kuat.

Yang pertama: Yahudi adalah bangsa yang memiliki solidaritas yang luar biasa terhadap kaumnnya. Kalopun mereka keras, pelit, kejam dan lain sebagainya, itu hanya kepada dunia luar. Tidak kepada sesama mereka. Makanya saya pernah bilang, jangan sekali-kali bercita-cita miskin di negeri ini, tak banyak orang yang membenci “konsep” kemiskinan tanpa membenci “pelaku” kemiskinan.

Yang kedua : Dalam perjuangannya, Yahudi cenderung konseptual.
Maksudnya adalah, tidak peduli apakah yang akan memimpin suatu posisi strategis adalah orang demokrat atau orang republik, tapi yang terpenting adalah apakah konsepnya yang dipakai atau bukan. Hal ini mungkin berbeda jauh dengan kita yang cenderung mementingkan orang ketimbang konsep yang di bawanya.

Dalam istilah debat, hal ini dikenal sebagai ad-hominem, sehingga solusi tidak pernah tercapai karena argumen yang out of topic.

Ah,lagi tidak bersemangat berbicara ideologi..silahkan dipikirkan sendiri kelanjutannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s