Manusia

Posted: March 24, 2011 in agama
Tags:

“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat : Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan kedalamnya ruh (ciptaan)-ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud” (QS. Al Hijr (15) : 28-29)

Dalam tafsir yang pernah saya dapat, Tuhan menciptakan manusia dari tanah liat, Anda lebih taulah, yang namanya tanah liat itu bisa dibentuk sedemikian rupa, apakah itu menjadi tembikar atau menjadi batu bata.

Masalahnya adalah..kok Tuhan menciptakan kita dari tanah liat yang kering, Ya?? Apa ga susah??
Kalo basah kan enak…mudah ngebentuknya. Lah, ini yg kering coba?

Mungkin untuk sedikit bahan renungan, terkhusus buat saya sendiri. Bahwa pada default-nya..manusia itu diciptakan dengan default keras kepala dan “ngeyel”. Jadi jangan heran, kalo kalian mendapati pada diri saya dan diri manusia2 lainnya sebagian dari sifat2 tersebut…

Apa yg kita butuhkan adalah “air”….air untuk melembutkan tanah tersebut hingga tercapai indeks plastisitas yg ideal..tidak terlalu kering dan tidak pula terlalu cair..(neuroplasticity). Wah, lantas gimana cara mengoptimasinya??
Harus belajar sama anak geotek nih kayanya saya..hehe

Btw, Ayat ini adalah perintah Allah yang diingkari oleh Iblis. Tau kenapa?
To be continued…..

Pic Source

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s