Old Lady Never Die!!

Posted: April 14, 2011 in hobby, otomotif
Tags: ,

Well, saya gak pernah bisa tahan melihat ada ‘lady’ yang diam dianggurin begitu saja. Nafsu untuk ngajak kencan, ngejajal performa dan muntir gas satu putaran penuh, selalu ada di hati..😀

Apalagi untuk sebuah motor yang konon diakui sebagai salah satu legenda di ranah permotoran Indonesia ini. Adalah Sang Raja, RX King keluaran tahun 96, milik seorang teman saya, sebut saja namanya Ubay..

Saya memang gak punya RX King..tapi setidaknya saya punya teman yang punya RX King ..tunggu apa lagi, langsung pinjam kuncinya!! Haha..

Tidak perlu menunggu lama.., sekitar jam 12-an malam, habis badminton, jiwa-jiwa meradang di kepala langsung keluar semua. Tidak ada helm, tidak ada polisi, tarik tiga…dan tunggu dulu!, jalan licin dan beban overload, sepertinya terlalu berbahaya untuk kebut-kebutan bahkan dalam kondisi selengang malam itu sekalipun..(don’t try this at home..because street is street and home is home..)

Singgahin teman dulu, Oke..sudah..

Baru dah..kita jalankan operasinya..,

Kondisi pertama, saya diboncengi oleh Kang Mas Pipin Suripin, saya jadi boncenger dan dia muntir gas kira-kira setengah bukaan gas di Depan Unpad Dipati Ukur..

Sensasinya bagaimana??

Wuanjriit…, kali ini saya benar-benar menggantungkan nyawa saya kepada driver, bawaannya mau ngucap mulu. Ingat Tuhan..Heuheu..

Break, Beli bakpao dulu di Boromeus bentar..

Sekarang gantian, saya yang jadi driver, Si Bos jadi boncengernya..saya pelintir itu gas Si Raja, di Jalanan Dago yang lurus dan sepi itu…, muntir setengah putaran dan angin mulai membuat rambut berantakan..

Sensasinya bagaimana??

Adrenalin naik, ada efek amfetamin sesaat, rasa takut dan bahagia campur aduk dalam takaran yang tidak bisa digambarkan dengan kata-kata. Berhubung rem kurang pakem dan takut ada yang lebih berantakan dari sekedar rambut, akhirnya diakhiri lah test ride RX King malam itu..

Kalau menurut teman saya Pipin, ini motor masih berani bejaban sama Ninja 250 di jalanan Caheum..(dan saya pikir untuk membandingkan speed dalam rentang jarak komuter, sepertinya sah-sah saja)

Kesimpulan saya, meskipun tua, ini motor memang tua-tua keladi. Kalo tuanya saja begitu, bagaimana angkatan 2000 ke atasnya ya?? Pasti lebih gila lagi..

Dahulu tahun 2001, saya juga sempat ngejajal RX King yang terbaru, tapi dikarenakan tidak punya SIM, Cuma bisa dipake buat mutar-mutar kompleks saja.

Sayang sekali regulasi terkait lingkungan telah membuat Sang Raja di-diskontinue produksinya (tidak mungkin di re-born tampaknya). Atau kalau Yamaha mau, dia bisa me-reborn TZM, Sang Masterpiece 2 Tak 150 cc!!😀

Semoga Yamaha segera mengeluarkan pengganti Tahta Sang Raja, entah itu dari klan Fazer atau mungkin YZF. Semoga saja..Go Yamaha!!!!😀

Pic Source
Pic Source

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s