Kerupuk Kuah

Posted: April 25, 2011 in enterprenur, life
Tags:

Dahulu sekali, setiap ada Dirgahayu HUT Kemerdekaan RI di kota ku, Pekanbaru, selalu saja ada penampilan band-band “indie”, orgen tunggal, yang menghibur para penontonnya dengan lagu-lagu dangdut.., rangkaian acara ini biasanya berlangsung selama 2-3 hari.

Kemeriahan ini biasanya juga diikuti oleh membanjirnya bisnis musiman, industri rumah tangga dari warga-warga sekitar TKP, dan salah satu partisipannya adalah para penjual kerupuk kuah.

Kerupuk kuah sendiri sebenarnya adalah kerupuk bundar berdiameter satu jengkal ukuran jari dewasa.
Kerupuk ini berbahan dasar singkong, dan proses lebih lanjutnya silahkan dicari sendiri..

Nah, kuah atau “selai” nya tidak lain adalah seperti kuah gule yang dikasi tepung (kalo ga salah tapioka), sehingga nantinya akan menghasilkan cairan kental seperti..seperti selai roti tawar kebanyakan.

Oke, prolognya kali ini kepanjangan,
Peristiwa yang ingin saya ceritakan sebenarnya adalah tentang seorang anak kecil,

Kebiasaan si bocah ini adalah membeli kerupuk kuah pada seorang nenek-nenek renta yang berjualan kerupuk kuah di lokasi band tersebut..

Setiap kali dia pulang membeli kerupuk tersebut, si bocah selalu memuntahkan kerupuk yang telah dia makan tersebut..

Esoknya dia melakukan hal yang sama,
Dan diapun kembali melakukan hal yang sama untuk kedua kalinya..

Ketika ditanya oleh ibunya perihal kenapa dia melakukan itu,
Dia mengatakan dia melakukannya karena kasihan..

Sekarang saya ingin sejenak mengajak para pembaca mengeyampingkan hati kalian,

Coba dianalisis apakah tindakan yang dilakukan si bocah ini tepat atau tidak..lakukan dengan analisis multidimensional, libatkan berbagai parameter, efek jangka waktu tertentu dan kemudian kaitkan dengan sistem perekonomian negara ini.

Setiap determinasi yang keluar dari generasi muda saat ini,
Akan merepresentasikan bagaimana nasib bangsa ini kedepannya.

Jawaban-jawaban yang nantinya akan menentukan apakah Bangsa ini memang layak menyandang predikat negara “Merdeka” atau tidak..

Selamat Merenung..

Pic Source

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s